Sepanjang perjalanan Bandung-Garut sudah lima orang yang
saya temui para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) seperti
pengemis, anak jalanan, dsb. Hal ini Membuat saya cemas, khawatir, karenan
semakin tinggi para PMKS semakin tinggi pula tingkat kejahatan. Lantas, banyak
kejadian seperti pencopetan, atupun yang lainnya. Apalagi di kota-kota besar. Hal ini sudah tak asing lagi.
Parahnya pada bulan
Ramdhan sekarang ini semakin merajalela. Mungkin menjadi PMKS memiliki
keuntungan tersendiri, dan menjadi kecanduan. Padahal berbagai program dan bantuan
sudah dilakukan oleh pemerintah ataupun lembaga sosial lainnya. Tapi, kenapa
hal ini masih marak di lingkungan sekitar?.
Mungkin, tidak semua para PMKS tersentuh oleh pemerintah dan
lembaga sosialnya. Bisa jadi karena keterbatasan baik itu anggaran ataupun
tenaga kerja. Padahal penindakan PMKS sangat penting karena bersangkutan dengan
kesejateraan dan keamanan masyarakat.
Secara kasat mata, padahal mereka mampu untuk bekerja. Mereka
mejawab, “jaman sekarang susah nyari
kerja, satu juta dulu.” Ini jawaban mereka
lewat syair lagu yang dinyanyikan seorang pengamen.
Ya, Memang benar. Saya
tidak memunafikan diri. Tapi, yang paling penting adalah memperbaiki
MENTALNNYA. Agar tidak menjadi mental yang harus dikasihasi, agar tidak menjadi
mental peminta-minta. Kita pun sebagai masyarakat alangkah baiknya tidak
memberi, karena itu membuat mereka malas. Memang memberi boleh-boleh saja tapi
alangkah bijaknya jika kita bijak menyikapinya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar